Usaha Sampingan yang Bisa Dijalankan Karyawan Meski Sesibuk Apapun

Kebutuhan hidup dari tahun ke tahun semakin meningkat, sementara bagi para karyawan – kenaikan gaji tak selalu seperti harapan. Jika sudah begini tentu kita harus memikirkan cara apa yang tepat untuk menambah penghasilan, bukan? Kita butuh uang untuk ditabung dan pastilah ada pencapaian tertentu yang harus diraih.

Jalan satu-satunya, di samping bekerja sebagai karyawan, memiliki usaha sampingan  wajib dilakoni. Sebenarnya masih bisa, kok!

Asalkan Anda mau merelekan waktu luang untuk digunakan berkegiatan menghasilkan uang. Tentu saja Anda bisa mendapatkan hasil yang baik. Sebagai contoh saja: Jam kerja Anda mulai dari jam 8 pagi hingga ke 5 sore. Anda dapat gunakan jam setelah jam kantor untuk bekerja lagi secara freelance. Contoh misalnya menulis artikel, aktif mengelola blog ataupun pekerjaan freelance sesuai background Anda seperti menerima pekerjaan desain dan sebagainya. Atau, di akhir pekan dapat Anda gunakan untuk menyambi pekerjaan yang Anda mampu.

usaha sampingan saat dikantor

usaha sampingan saat dikantor

Rekomendasi Usaha Sampingan di Samping Menjadi Karyawan

Bisnis online

Ya! Sekarang ini bisnis online memang menjadi opsi terbaik bagi siapa saja yang ingin menambah penghasilan. Metodenya yang mudah, pilihan produk atau jasa beragam dan tentu saja tak terikat waktu. Daripada Anda membuang waktu dengan hanya berselancar tak karuan ataupun sekadar menggunakan media sosial untuk narsis saja, lebih baik waktu tersebut Anda gunakan untuk bisnis online  ini, bukan?

Ada banyak jenis bisnis online yang dapat Anda coba. Beberapa di antaranya adalah membuka toko online yang menjual beragam barang. Atau, jika Anda punya kemampuan seperti desain – Anda bisa jual jasa tersebut via Internet. Selain itu, sebagaimana sudah disinggung di awal artikel, menulis artikel sekarang ini juga cukup menghasilkan pundi-pundi rupiah dan bahkan dolar.

Satu yang pasti perlu Anda patuhi adalah: Sebisa mungkin jalankanlah bisnis dengan produk / jasa yang memang sesuai keahlian Anda atau wawasan Anda. Anda memang bisa jadi sekadar ‘marketer’ dengan memperkerjakan orang lain, namun tetap saja Anda harus punya pengetahuan di bidang tersebut. Eh, tapi terkecuali kalau…

Menjadi investor bagi pasangan sendiri

Yap! Anda bisa memberdayakan pasangan Anda. Apabila pasangan punya keahlian tertentu, mengapa tidak ‘menjualnya’? Bukan, bukan menjual pasangan Anda tetapi jual keahlian yang dia miliki. Tak hanya pasangan yang punya keahlian sebenarnya, jika memang ada motivasi dari Anda – mereka yang tak punya keahlian apapun dapat memulai usaha.

Anda dapat berfokus pada pekerjaan di kantor, memberi modal dan beri tanggung jawab pada pasangan untuk mengelola usaha. Intinya adalah bagi-bagi tugas agar bisa memberi penghasilan tambahan. Sebagai contoh, pasangan bisa berdagang di rumah ataupun mengelola bisnis online. Toko online biasanya butuh dipantau 24 jam dikali 7 hari, bukan? Tak mungkin kalau Anda harus curi-curi waktu membalas pesan customer di jam kantor, sementara pekerjaan Anda juga cukup banyak di kantor.

Nah, bagi tugas dengan pasangan tentu akan meringankan beban Anda. Usaha sampingan yang dikelola tersebut pun lebih ‘terurus’, siapa tahu pula dapat berkembang menjadi bisnis besar? Tak ada yang tak mungkin!

Dalam menjalankan usaha, jangan pernah lupakan untuk tekun dan sabar. Jarang sekali usaha yang langsung menghasilkan setumpuk pundi-pundi dalam waktu sekejap. Oleh karena itu, mulailah dari sekarang sebelum terlambat! Yuk, mulai pikirkan ide menarik yang dapat Anda jual.