Pengertian, Manfaat, dan Penggolongan Asuransi

Kejadian tak terduga yang tidak diinginkan bisa menimpa siapa saja dan kapan saja, misalnya kecelakaan, sakit, kebakaran, dan lain sebagainya yang dapat menimbulkan kerugian secara finansial. Untuk mengatasi kekhawatiran terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, maka asuransi bisa menjadi solusi atas kekhawatiran Anda tersebut. Segala sesuatu yang telah diasuransikan maka akan memperoleh perlindungan dari perusahaan pengasuransi jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Ada banyak hal yang bisa diasuransikan, mulai dari kendaraan, kesehatan, pendidikan, jaminan hari tua, dan bahkan jiwa.

asuransi_1

Pengertian Asuransi

Pengertian asuransi berdasarkan KUDH pasal 246 yaitu bentuk perjanjian dimana penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan memperoleh premi untuk mengganti kerusakan atau kehilangan yang mungkin dideritanya karena kejadian tidak tentu. Secara umum asuransi adalah bentuk pengalihan risiko dari pihak pertama kepada pihak lain sesuai dengan aturan perundang-undangan dan prinsip yang jelas dan transparan. Berdasarkan pengertian tersebut, maka orang yang tidak ingin menanggung kerugian atas kejadian yang tidak diharapkan sebaiknya dia mengasuransikan dirinya.

Orang yang telah mengasuransikan sesuatu maka ketika terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap sesuatu tersebut dia akan memperoleh penggantinya. Contoh asuransi kesehatan, setiap orang tidak ada yang menginginkan sakit tapi sakit adalah kejadian yang bersifat manusiawi bisa menyerang siapapun dan kapanpun. Agar ketika sakit Anda tidak perlu bingung memikirkan biaya berobat, maka sebaiknya Anda mengasuransikan kesehatan Anda. Contoh lain yang bisa Anda asuransikan adalah kendaraan. Dengan mengasuransikan kendaraan Anda, maka ketika terjadi pencurian atau kecelakaan kendaraan maka Anda akan memperoleh ganti rugi dari perusahaan asuransi.

Manfaat Asuransi

Asuransi memiliki manfaat yang cukup besar terutama terkait dengan risiko finansial. Manfaat mengasuransikan sesuatu yaitu untuk mengalihkan risiko yang tidak diinginkan kepada pihak lain, sehingga ketika terjadi hal yang tidak diinginkan maka Anda memperoleh ganti rugi. Selain itu manfaat lainnya dapat meningkatkan iklim usaha, meminimalisir kerugian, dan dapat pula menjadi investasi. Meskipun mengasuransikan sesuatu dapat mengalihkan risiko, namun tidak keseluruhan risiko bisa diasuransikan. Risiko yang tidak bisa diasuransikan yaitu risiko yang tidak dapat diukur dengan uang.

Penggolongan Asuransi Berdasarkan Objeknya

Berdasarkan objeknya, yang dapat diasuransikan adalah orang dan barang. Tujuan orang diasuransikan adalah untuk memperoleh ganti rugi ketika yang bersangkutan mengalami hal yang tidak diinginkan semisal kecelakaan atau kematian. Jadi ketika terjadi kecelakaan yang bersangkutan akan memperoleh santunan dan jika terjadi kematian maka ahli warisnya yang akan memperoleh santunan. Sementara barang diasuransikan tujuannya adalah agar pemilik barang memperoleh ganti rugi atas kerusakan atau kehilangan barang yang dimiliki. Dengan begitu, pemilik barang tak perlu lagi khawatir atas kejadian yang tidak diinginkan sebab semua resiko sudah ditanggung pihak asuransi.