Jamu Tradisional Jahe dan Kulit Manggis

Jamu tradisional selain harganya murah juga bisa membuat badan sehat. Namun ada jamu tradisional semi instan, yang bisa dibeli dalam bentuk bubuk kemudian diseduh sendiri. Tetapi khasiatnya akan lebih manjur jamu yang benar-benar dibuat secara langsung. Jika dahulu jamu tradisional identik dengan “jamu gendong” karena penjualnya membawa jamu-jamu dengan cara digendong, namun sekarang digendong sudah bukan jamannya lagi, karena kini banyak tukang jamu yang menjajakan jamunya dengan sepeda atau bahkan motor.

jamu tradisional

Meskipun dijajakan dengan kendaraan, apabila jamu yang dijajakan memang dibuat secara tradisional, tentu tetap akan dinamakan jamu tradisional, meskipun cara menjualnya sudah beraneka ragam. Apalagi di zaman yang sudah maju seperti ini. Sayangnya, keberadaan jamu-jamu ini sudah tidak sebanyak beberapa tahun lalu. Jika di desa masih cukup mudah ditemui jamu gendong, lain halnya dengan di daerah perkotaan. Padahal terdapat jamu tradisional pelancar haid yang setiap bulan dibutuhkan oleh kaum wanita. Oleh sebab itu, untuk menyiasatinya akan lebih baik jika membuat jamu sendiri.

Membuat Jamu Tradisional di Rumah

Membuat jamu tradisional sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, karena hanya membutuhkan modal ketelatenan dan kesabaran. Bahan dan alat yang diperlukan juga tidak rumit. Tetapi memang jika membuat jamu khususnya dari kunir, tangan harus siap berwarna kuning. Adapun beberapa resep jamu tradisional yang bisa dibuat sendiri di rumah, bisa Anda temukan dibawah ini.

  • Kulit Manggis

Kulit manggis mengandung xanthone yang baik untuk kesehatan. Baru-baru ini, khasiat kulit manggis telah populer di kalangan masyarakat. Bahkan banyak kapsul-kapsul yang berbahan dasar kulit manggis untuk meringankan berbagai penyakit. Nah, tidak ada salahnya mencoba membuat jamu kulit manggis sendiri. Caranya adalah dengan menyiapkan kulit manggis secukupnya, kemudian diiris tipis. Setelah itu, jemur sampai kering. Kulit manggis yang sudah kering ini dapat diseduh dengan air panas dan diminum selagi hangat setiap hari.

  • Jahe

Jamu berbahan dasar jahe ini bisa untuk menghangatkan badan. Apalagi aroma harum jahe yang tidak seperti jamu-jamu pada umumnya. Untuk membuat jamu tradisional ini cukup dengan menyiapkan jahe sebanyak 2 ruas atau secukupnya, kemudian potong atau memarkan. Masukkan jahe ke dalam gelas, tambahkan gula jawa dan air panas. Tunggu sampai air berubah warna kemudian dapat diminum.

Untuk jamu tradisional juga tidak ketinggalan yaitu jamu kunyit asam. Cara membuat jamu ini cukup mudah, apalagi jika sudah mengetahui takaran dari bahan-bahannya, maka membuat sendiri bukanlah cara yang sulit dilakukan. Siapkan kunyit yang sudah agak tua sebanyak 1 kg, kemudian dikupas dan dicuci bersih. Siapkan juga asam ¼ kg, gula jawa ½ kg, air perasan jeruk nipis sebanyak 5 buah, garam secukupnya, dan air matang 4 liter. Cara membuatnya yaitu kunyit ditumbuk sampai halus dan tambahkan air sebanyak 1,5 liter. Peras airnya kemudian tambahkan asam dan gula jawa. Masukkan air perasan jeruk nipis dan air yang setengah liter lagi sampai tercampur rata. Saring kemudian dapat diminum.